Dalam usaha penggemukan sapi potong, target utama peternak adalah mencapai pertambahan bobot badan harian (Average Daily Gain/ADG) yang optimal dalam waktu sesingkat mungkin. Molase tetes tebu murni menjadi salah satu bahan pendukung yang populer digunakan peternak untuk mencapai target ini.

Kenapa Molase Efektif untuk Penggemukan?

Molase menyediakan energi yang mudah dicerna dan cepat diserap oleh mikroba rumen sapi. Selain itu, rasa manisnya secara alami meningkatkan palatabilitas pakan — sapi jadi lebih lahap makan, termasuk pakan hijauan/jerami yang biasanya kurang disukai.

Cara Aplikasi yang Umum Digunakan

  • Dicampur ke pakan konsentrat: molase disiramkan merata ke campuran konsentrat, umumnya sekitar 1–2 liter per 100 kg pakan.
  • Dicampur ke pakan hijauan/jerami kering: membantu meningkatkan nafsu makan terhadap pakan berserat tinggi yang biasanya kurang disukai sapi.
  • Sebagai bahan fermentasi pakan: dipakai dalam pembuatan silase atau pakan fermentasi lain sebagai starter energi bagi bakteri baik.
Perhatian

Perkenalkan molase secara bertahap ke dalam pakan, terutama di awal periode penggemukan, untuk memberi waktu sistem pencernaan sapi beradaptasi. Kenaikan dosis yang terlalu cepat berisiko mengganggu keseimbangan rumen.

Peran Kualitas Molase

Hasil penggemukan yang optimal sangat bergantung pada kemurnian dan kadar Brix molase yang digunakan. Molase murni Brix tinggi memberikan energi dan rasa manis yang jauh lebih konsisten dibanding molase yang sudah diencerkan, sehingga hasil ADG (pertambahan bobot harian) juga lebih bisa diprediksi dan diandalkan peternak.