Ketepatan takaran menjadi faktor yang sering diabaikan peternak saat memberikan molase pada sapi potong. Takaran yang tepat memaksimalkan manfaat molase, sementara takaran yang salah bisa mengurangi efektivitasnya atau bahkan mengganggu pencernaan sapi.
Takaran Umum Berdasarkan Fase Penggemukan
| Fase | Takaran Molase (per ekor/hari) |
|---|---|
| Awal adaptasi (minggu 1-2) | 0,5–1 liter, dicampur pakan konsentrat |
| Fase penggemukan aktif | 1–2 liter, disesuaikan bobot & respons sapi |
| Campuran silase/pakan fermentasi | 3–5% dari total berat bahan pakan |
*Takaran bersifat umum dan perlu disesuaikan dengan bobot sapi, kondisi pakan dasar, dan respons individu ternak.
Cara Aplikasi yang Tepat
- Mulai dari takaran terendah di fase adaptasi, amati respons sapi (nafsu makan, kondisi kotoran) selama beberapa hari.
- Naikkan bertahap menuju takaran fase penggemukan aktif jika tidak ada tanda gangguan pencernaan.
- Campurkan merata ke pakan konsentrat, hindari penuangan langsung dalam jumlah besar ke satu titik pakan.
Peternak biasanya mulai melihat peningkatan konsumsi pakan dalam beberapa hari setelah molase diperkenalkan — sapi menghabiskan pakan lebih cepat dan lebih bersih dari sisa-sisa pakan di palungan.
Untuk strategi penggemukan yang lebih lengkap, baca juga optimalisasi tetes tebu untuk penggemukan sapi dan racikan campuran pakan penggemuk.