Musim kemarau selalu jadi tantangan bagi peternak yang mengandalkan hijauan segar sebagai pakan utama. Merencanakan stok silase dari surplus rumput di musim hujan adalah strategi penting untuk memastikan ketersediaan pakan sepanjang tahun.

Merencanakan Stok Silase untuk Musim Kemarau

Idealnya, pembuatan silase dilakukan saat produksi hijauan (seperti rumput Odot dan Pakchong) sedang melimpah di musim hujan, sehingga stok sudah siap sebelum musim kemarau tiba. Untuk detail langkah pembuatan silase kedua jenis rumput ini, baca cara membuat silase rumput Pakchong & Odot menggunakan molases.

Kenapa Fermentasi Anaerob Jadi Kunci Keawetan

Prinsip silase adalah fermentasi tanpa oksigen (anaerob) yang menciptakan kondisi asam (pH rendah) sehingga bakteri pembusuk tidak bisa berkembang. Inilah yang membuat silase bisa disimpan berbulan-bulan tanpa rusak, selama wadah penyimpanan tetap kedap udara.

Berapa Lama Silase Bisa Disimpan?

Silase yang dibuat dan disimpan dengan benar (wadah kedap udara, tidak terkena air hujan/sinar matahari langsung) umumnya bisa bertahan 6 bulan hingga 1 tahun, menjadikannya cadangan pakan yang sangat andal menghadapi musim kemarau panjang.

Tips Perencanaan Stok

  • Hitung kebutuhan pakan harian ternak Anda, kalikan dengan estimasi lama musim kemarau di daerah Anda, untuk menentukan target volume silase yang perlu disiapkan.
  • Siapkan wadah penyimpanan (silo/drum) yang cukup sebelum musim panen hijauan tiba.
  • Pastikan stok molase mencukupi — untuk kebutuhan skala besar, pertimbangkan kemasan 1 ton agar tidak kehabisan di tengah proses produksi silase.