Perkebunan kelapa sawit membutuhkan asupan nutrisi yang konsisten untuk mendukung produktivitas buah. Di tengah kenaikan harga pupuk kimia, POC berbasis molase menjadi alternatif yang semakin dilirik petani sawit skala kecil-menengah.
Kenapa Sawit Cocok Diberi POC?
POC memberikan nutrisi yang mudah diserap tanaman dalam bentuk cair, cocok diaplikasikan sebagai suplemen tambahan di sela-sela pemupukan kimia utama — membantu menjaga kesuburan tanah jangka panjang sekaligus mengurangi ketergantungan pupuk kimia secara bertahap.
Cara Membuat POC untuk Sawit
- Siapkan bahan organik (limbah tandan kosong yang sudah dicacah, sisa daun, atau bahan organik lain yang tersedia di kebun).
- Campurkan dengan air dan molase murni, sekitar 2-5% dari total volume — untuk langkah detail baca panduan lengkap membuat POC dengan tetes tebu.
- Fermentasi dalam wadah tertutup (sisakan ventilasi gas) selama 2-3 minggu.
- Encerkan POC yang sudah jadi sebelum diaplikasikan ke area piringan pohon sawit.
Kebun sawit biasanya punya limbah organik melimpah seperti Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) — baca cara mempercepat pengomposan TKKS dengan molase untuk memanfaatkan limbah ini sekaligus sebagai sumber bahan kompos padat pelengkap POC.
Manfaat Jangka Panjang
Penggunaan POC secara rutin membantu memperbaiki struktur tanah dan mendukung populasi mikroorganisme baik di sekitar akar tanaman — kontribusi yang tidak selalu didapat dari pupuk kimia saja.
Untuk kebutuhan molase skala perkebunan, lihat pilihan kemasan produk kami mulai dari drum hingga tonase besar.