Ayam broiler yang mengalami stres panas cenderung menurunkan konsumsi pakan, yang berdampak langsung pada bobot panen akhir. Molase yang dilarutkan dalam air minum menjadi solusi praktis untuk menjaga stamina ayam, terutama di musim kemarau atau kandang dengan sirkulasi udara terbatas.

Takaran Molase untuk Air Minum Broiler

Takaran yang umum digunakan peternak berkisar 10-20 ml molase per liter air minum, diberikan terutama pada jam-jam suhu kandang paling tinggi (biasanya siang hari). Untuk pembahasan lebih luas soal stres panas pada unggas, baca manfaat molase untuk stres panas ayam.

Kenapa Diberikan Lewat Air Minum, Bukan Pakan?

Saat stres panas, ayam cenderung mengurangi konsumsi pakan namun tetap membutuhkan asupan air yang cukup untuk mekanisme pendinginan tubuh (panting). Memberikan molase lewat air minum memastikan ayam tetap mendapat asupan energi meski nafsu makan menurun.

Perhatikan Kebersihan Air

Air minum yang sudah dicampur molase lebih rentan ditumbuhi bakteri jika dibiarkan terlalu lama, terutama di cuaca panas. Ganti air secara rutin (idealnya beberapa kali sehari) untuk menjaga kebersihan dan efektivitas pemberian.

Dampak pada Bobot Panen

Dengan menjaga stamina dan konsumsi pakan tetap stabil meski dalam kondisi stres panas, peternak bisa meminimalkan penurunan bobot panen yang biasa terjadi di periode-periode cuaca ekstrem.

Untuk kebutuhan molase skala kandang broiler, kemasan drum 200 liter kami cukup praktis untuk penggunaan rutin harian.